Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar (Unismuh Makassar) mencatatkan sejarah baru setelah salah satu mahasiswinya meraih gelar winner Duta Kampus Unismuh 2026. Prestasi tersebut diraih oleh Putri Ramadhani, mahasiswi Program Studi Pendidikan Dokter angkatan 2024, dalam grand final yang digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan berlangsung di Balai Sidang Muktamar ke-47 Unismuh Makassar dan diikuti oleh finalis dari berbagai fakultas.
Grand final Duta Kampus Unismuh 2026 diikuti oleh 30 finalis terpilih yang berasal dari tujuh fakultas di lingkungan Unismuh Makassar. Para finalis sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi, pembekalan, dan masa karantina selama hampir tiga bulan. Ajang ini menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa di bidang kepemimpinan, komunikasi, dan kepribadian.
Program Studi Pendidikan Dokter FKIK Unismuh Makassar mengirimkan dua delegasi pada ajang tersebut, yakni Datu Alam Jaya dan Putri Ramadhani. Keduanya merupakan mahasiswa angkatan 2024 yang berhasil lolos hingga babak grand final.
Putri Ramadhani berhasil meraih posisi winner dan sekaligus mematahkan stigma yang selama ini melekat pada mahasiswa fakultas kedokteran. Sejak awal mendaftar, ia ingin membuktikan bahwa mahasiswa FK tidak hanya berkutat dengan buku, tetapi juga mampu berkontribusi aktif di ruang publik, ujar Putri Ramadhani
Ketua Lembaga Pengembangan Kemahasiswaan dan Alumni (LPKA) Unismuh Makassar, Dr. Ir. Nenny ST, MT, IPM, secara resmi membuka kegiatan tersebut mewakili Rektor Unismuh Makassar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa ajang Duta Kampus dirancang untuk mencetak mahasiswa berkarakter dan berdaya saing. “Duta Kampus harus mampu menjadi wajah universitas yang berintegritas dan inspiratif,” ujarnya.
Dr. Nenny juga menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara ketat dan berjenjang. Ia menyebutkan bahwa setiap finalis dinilai dari aspek akademik, kepribadian, komunikasi, serta komitmen terhadap nilai-nilai persyarikatan Muhammadiyah. Penilaian tersebut dilakukan oleh tim juri lintas bidang.
Keberhasilan Putri Ramadhani dinilai sebagai capaian penting bagi FKIK Unismuh Makassar. Hal ini telah membuktikan bahwa mahasiswa dari Pendidikan Dokter tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga dalam kepemimpinan dan pengabdian. Hal ini juga sekaligus membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi mahasiswa FKIK di tingkat universitas.
Melalui ajang ini, Unismuh Makassar berharap Duta Kampus terpilih mampu menjadi agen perubahan yang membawa citra positif universitas. Duta Kampus juga diharapkan berperan aktif dalam promosi prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan internasional. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan kemahasiswaan berkelanjutan di Unismuh Makassar.