Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar menjalin kerja sama di bidang akademik dengan Faculty of Medicine and Health Sciences, Universiti Sains Islam Malaysia (USIM). Kerja sama tersebut diwujudkan melalui program Student Exchange yang berlangsung pada 1–13 Desember 2025, di kampus USIM, Malaysia.
Program Student Exchange ini bertujuan memperluas wawasan akademik dan pengalaman internasional mahasiswa FK UNISMUH Makassar. Melalui skema pertukaran mahasiswa, peserta mengikuti perkuliahan tematik, diskusi kasus, hingga evaluasi akademik bersama mahasiswa USIM.
Delegasi FK UNISMUH Makassar dalam program ini terdiri atas tiga mahasiswa, yakni Andi Chelsa Imelyanda Medina, Fathan Faiq Paradi, dan Alif Fiqhiyah. Ketiganya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan akademik selama dua pekan di Faculty of Medicine and Health Sciences USIM.
Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Makassar menyatakan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis internasionalisasi fakultas. “Program Student Exchange ini membuka ruang pembelajaran lintas negara dan memperkaya perspektif mahasiswa dalam pendidikan kedokteran,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi dengan USIM memberikan nilai tambah pada penguatan kurikulum. “Mahasiswa tidak hanya belajar ilmu medis, tetapi juga memahami fiqh dan etika dalam praktik kesehatan,” katanya.
Selama mengikuti program, para delegasi mempelajari materi fiqh and ethics yang dikemas melalui diskusi dan presentasi kasus. Metode pembelajaran dirancang interaktif dengan format drama, kuis, maupun simulasi sesuai kesepakatan kelompok.
Menurut salah satu delegasi, pendekatan tersebut membuat proses belajar lebih aplikatif. “Presentasi kasus dibuat kreatif sehingga kami lebih memahami konteks etika dan fiqh dalam dunia medis,” ujar Andi Chelsa Imelyanda Medina.
Selain pembelajaran kelas, mahasiswa juga mengikuti ujian akhir berbentuk kuis akademik. Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, pihak USIM memberikan cenderamata sebagai bentuk apresiasi kepada delegasi FK UNISMUH Makassar.
Pimpinan FK UNISMUH Makassar secara tidak langsung menilai bahwa program ini turut mendukung pengembangan soft skills mahasiswa. Pengalaman belajar di luar negeri dinilai melatih adaptasi, komunikasi lintas budaya, dan kerja sama tim.
Ia juga menjelaskan bahwa program Student Exchange ini memberi kesempatan mahasiswa untuk mengeksplorasi lingkungan akademik dan budaya Malaysia. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi sarana penyegaran sekaligus pembelajaran nonformal yang bernilai.
Ke depan, FK UNISMUH Makassar berharap kerja sama dengan USIM dapat berlanjut dan diperluas. Fakultas menargetkan pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen secara berkelanjutan guna memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional.