Makassar - Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah (FK UNISMUH) Makassar turut ambil bagian dalam Pameran Pendidikan dan Inovasi Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, 27–29 Januari 2026, bertempat di Phinisi Ballroom Hotel Claro Makassar, dalam rangkaian Sulawesi Education & Techno Expo 2026.
Partisipasi TBM FK UNISMUH menjadi bagian dari komitmen Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar dalam memperkenalkan kontribusi nyata perguruan tinggi, khususnya di bidang kesehatan dan pengabdian masyarakat. Melalui pameran ini, TBM FK UNISMUH menampilkan peran mahasiswa kedokteran dalam kegiatan kemanusiaan, kesiapsiagaan medis, serta edukasi kesehatan yang selama ini aktif dilakukan di tengah masyarakat.
Unismuh Makassar menegaskan komitmennya untuk terus berpartisipasi secara aktif dalam Pameran Pendidikan dan Inovasi LLDIKTI Wilayah IX. Pameran ini dipandang bukan sekadar ajang promosi institusi, melainkan ruang temu strategis bagi perguruan tinggi negeri dan swasta, khususnya di kawasan Indonesia Timur, untuk saling berbagi inovasi, memperkuat jejaring, serta memperlihatkan arah pengembangan pendidikan tinggi ke depan.
Rektor Unismuh Makassar, Dr. Abd. Rakhim Nanda, menyampaikan bahwa forum pameran pendidikan memiliki peran penting sebagai media komunikasi antara perguruan tinggi dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Unismuh dalam kegiatan ini mencerminkan keterbukaan institusi dalam menunjukkan capaian akademik, layanan pendidikan, serta kontribusi sosial yang telah dilakukan.
“Pameran ini memberi kesempatan kepada masyarakat untuk melihat langsung capaian, layanan, serta arah pengembangan perguruan tinggi,” ujarnya di sela rangkaian pembukaan pameran, Selasa (27/1/2026).
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr. Andi Lukman, mengapresiasi konsistensi Unismuh Makassar yang telah berpartisipasi dalam pameran pendidikan dan inovasi ini selama 17 tahun berturut-turut. Ia juga menyinggung capaian Unismuh yang telah meraih akreditasi unggul serta aktif menampilkan berbagai capaian kelembagaan, baik di bidang akademik, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Andi Lukman, pada tahun 2025 Unismuh Makassar juga memperoleh penghargaan dari Kementerian Pendidikan Tinggi sebagai perguruan tinggi dengan pembukaan program studi terbanyak. Namun demikian, ia menekankan bahwa pengembangan program studi harus tetap berbasis pada kebutuhan masyarakat serta diimbangi dengan upaya menjaga mutu dan prestasi akademik.
Di bidang kesehatan, Andi Lukman menyebut Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Unismuh Makassar mulai mengembangkan pendidikan spesialis serta menyiapkan sejumlah program lanjutan. Penguatan pendidikan spesialis tersebut dinilai sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan nasional.
Dalam konteks tersebut, kehadiran Tim Bantuan Medis (TBM) FK UNISMUH pada pameran ini menjadi representasi nyata peran mahasiswa kedokteran sebagai garda terdepan pengabdian kesehatan. TBM tidak hanya menjadi simbol aktivitas kemahasiswaan, tetapi juga wujud sinergi antara pendidikan kedokteran, pelayanan kesehatan, dan pengabdian sosial yang berkelanjutan.
Reporter : Brigivta